Share

Dari Teknologi Ruang Angkasa ke Kasur Tidur Kita 'Memory Foam'

Last updated: 22 Sept 2025
901 Views
Memory foam, atau busa memori, adalah inovasi yang awalnya dikembangkan untuk kebutuhan luar angkasa, namun kini telah merambah kehidupan sehari-hari dari kasur, bantal, hingga alat medis.

Di tahun 1966, NASA melalui Ames Research Center meluncurkan proyek untuk menciptakan bantalan tempat duduk pesawat ruang angkasa yang lebih aman dan nyaman. Tujuannya adalah melindungi astronot dari tekanan ekstrem akibat G-force selama peluncuran. Dua ilmuwanChiharu Kubokawa dan Charles A. Yostberhasil mengembangkan sebuah busa poliuretan bersel terbuka, sensitif terhadap suhu dan tekanan. Busa ini dapat menyerap benturan sambil tetap lentur, lalu perlahan kembali ke bentuk semula sehingga disebut slow spring-back foam atau temper foam.

Setelah periode eksklusif oleh NASA, teknologi ini dirilis ke publik pada awal 1980-an, membuka jalan bagi aplikasi di luar keperluan antariksa.

Pada 1991, perusahaan asal Swedia Fagerdala World Foams meluncurkan Tempur-Pedic Swedish Mattresskasur pertama berbahan memory foam yang diproduksi massal bagi konsumen umum.

Mengapa Memory Foam Begitu Istimewa?

Kontur Tubuh & Dukungan Optimal: Memory foam merespons tekanan dan panas tubuh untuk membentuk lekukan yang pas, memberikan pegangan lembut namun mendukung.

Relaksasi Tekanan & Pencegahan Luka Tekan: Awalnya digunakan dalam aplikasi medis seperti bantalan X-ray dan kasur untuk pasien dengan risiko luka tekan (decubitus), memory foam terbukti meningkatkan sirkulasi dan mengurangi tekanan titik .

Aplikasi Luas: Selain di kasur dan bantal, memory foam kini digunakan dalam helm olahraga, jok kendaraan, bantalan kursi roda, hingga perlengkapan militer dan kuda.
 
Dan di Merdeka furniture juga melayani pemesanan kasur dengan berbagai tipe dan tegnologi kekinian untuk mendukung kualitas tidurmu.

Related Content
Rahasia Menikmati Kopi Tanpa Merusak Kualitas Tidur
Secara ilmiah, kafein yang terkandung dalam kopi adalah stimulan yang bekerja dengan cara menghambat adenosin, senyawa alami di otak yang memicu rasa kantuk.
10 Oct 2025
Tidur Berkelompok, Tradisi Kuno yang Masih Bertahan di Suku Afrika dan Amazon
Penelitian dari Universitas Duke yang dimuat dalam jurnal Current Biology pada 2017 menemukan bahwa anggota suku Hadza memiliki pola tidur bergiliran secara alami.
16 Nov 2025
PICA Fest 2025: Panggung Kreativitas Fashion, Musik, dan Kuliner Bali
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2014, PICA Fest (Paradise Island Clothing Association Festival) telah tumbuh menjadi salah satu festival kreatif paling berpengaruh dan paling dinantikan di Bali.
25 Jul 2025
icon-whatsapp
Merdeka Furniture
Typically replies in a few hours
Halo, ada yang bisa kami bantu? Chat kami untuk cek stok, harga promo, bonus, pilihan ukuran, dan informasi pengiriman.
Start Chat