Pola Tidur Presiden Prabowo Subianto, Disiplin Militer yang Bertahan Hingga Istana
Last updated: 13 Dec 2025
236 Views

Tidak banyak pemimpin dunia yang dikenal memiliki kebiasaan tidur ekstrem seperti Presiden Prabowo Subianto. Dalam berbagai kesempatan, mantan Danjen Kopassus itu mengaku hanya membutuhkan waktu tidur yang sangat singkat untuk menjaga produktivitasnya. Pola tidur yang terbentuk sejak masa militer itu kini terbawa hingga masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Fajar.co.id, Prabowo mengatakan dirinya sudah terbiasa tidur di mana saja dan kapan saja sejak menjadi tentara. Saya punya kebiasaan dari tentara. Saya bisa tidur di mana saja dan kapan saja. Kadang-kadang 10 menit saya sudah segar, ujarnya. Kebiasaan ini dikenal dalam dunia militer sebagai combat nap, yaitu tidur singkat namun berkualitas untuk menjaga daya tahan tubuh di medan berat.
Kedisiplinan itu tampak jelas dalam kesehariannya sebagai presiden. Dalam acara wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Prabowo mengaku bahwa sebelum tidur, ia masih menyempatkan diri untuk membaca selama dua hingga empat jam setiap malam. Saya ini tidur paling sedikit dua jam sehari, tapi saya masih belajar dan membaca, katanya, dikutip dari Okezone News dan Kumparan.com.
Gaya hidup kerja keras ini juga terlihat dari laporan kegiatan para menterinya. Dalam retret kabinet yang dipimpin Prabowo di Akademi Militer Magelang, sejumlah pejabat mengaku hanya tidur dua sampai tiga jam setiap malam. Kita tidur jam dua, jam empat sudah bangun. Mau satu jam, mau dua jam begitu panggilan tugas, harus siap, ujar Menteri Bahlil Lahadalia, seperti dikutip Riau24.com.
Sementara itu, laporan dari Detik.com menyebut bahwa Prabowo selalu bangun paling pagi di antara para menteri. Sirene bunyi jam 04.30 dan jam 05.00 pagi. Beliau sudah bangun, bahkan sering kali jadi orang pertama yang menyapa, ujar salah satu staf yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Pola tidur yang sangat singkat itu mencerminkan gaya hidup disiplin ala militer yang masih dipegang teguh Prabowo hingga kini. Namun, dari sisi kesehatan, para ahli mengingatkan bahwa tidur dua hingga tiga jam per hari bukan pola ideal untuk jangka panjang. Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa membutuhkan setidaknya tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam untuk menjaga fungsi otak, imun, dan emosi tetap stabil.
Meski demikian, kemampuan Prabowo untuk tetap aktif dan fokus dengan waktu istirahat minimal menunjukkan tingkat daya tahan tubuh dan mental yang luar biasa ciri khas seorang pemimpin dengan latar belakang militer. Bagi banyak orang, kebiasaan tidur dua jam sehari mungkin mustahil, tetapi bagi Prabowo, itu adalah bagian dari disiplin hidup dan dedikasi penuh terhadap tugas negara.
Kebiasaan ini sekaligus memperlihatkan filosofi hidup Prabowo yang sering ia sampaikan: Pemimpin tidak boleh manja, tidak boleh lemah, dan harus siap bekerja kapan pun negara memanggil. Di balik jam kerja panjang dan waktu tidur yang terbatas, ada semangat totalitas yang tetap samadari masa perjuangan hingga ke kursi kepresidenan.*
Related Content
Sulit tidur di malam hari adalah masalah yang dialami banyak orang, terutama di era serba sibuk dan penuh tekanan seperti sekarang.
14 Jan 2026
Fenomena tindihan atau yang secara medis disebut sleep paralysis merupakan salah satu gangguan tidur yang sering dialami banyak orang di seluruh dunia.
29 Dec 2025
Pernyataan bahwa gula lebih berbahaya daripada HIV sempat ramai diperbincangkan di berbagai forum kesehatan dan media sosial.
20 Dec 2025



